Selasa, 29 September 2015

Cara Merawat Handycam


1  Jangan memasukkan benar-benar dingin rekaman video ke camcorder
    Uap air dari udara  yang lebih hangat cenderung mengembun di video
    (seperti itu kabut   kacamata Anda ketika Anda masuk ke dalam di musim dingin),
    dan bahwa uap air dapat menyebabkan pita menempel pada drum berputar.
    Rekaman akan mendapatkan melilit drum, menghancurkan kaset dan mungkin 
    merusak kepala video.


2  Baterai tidak boleh ditinggalkan di camcorder yang tidak digunakan.
    Beberapa kamera menggambar kecil, tetapi konstan, saat ini bahkan ketika dimatikan .

3  Purchase "memory free" camcorder lama baterai ketika mengganti baterai. 
    Baterai gaya ini memungkinkan Anda untuk menggunakan baterai untuk jangka
    waktu yang singkat, dan isi tanpa mengembangkan situasi di mana baterai hanya akan 
    dikenakan biaya untuk penggunaan jangka pendek.

4  jangan Meninggalkan kamera /kaset dalam mobil yang panas .

5 Jangan menaruh label pada rekaman camcorder di mana mereka dapat
   mengganggu dengan pembukaan pintu rekaman. Hal ini dapat menyebabkan kaset
   macet di dalam kamera .

6 kami merekomendasikan bahwa teknisi rekaman seharusnya membersihkan
   kepala handycam, ini akan membantu mempertahankan kehidupan kepala .

Selasa, 01 September 2015

Alangkah Indahnya Hidup Ini
Andai dapat kutatap wajahmu
Kan pasti mengalir air mataku
Kerna pancaran ketenanganmu
Alangkah Indahnya Hidup ini
Andai dapat kukucup tanganmu
Moga mengalir keberkatan dalam diriku
Untuk mengikut jejak langkahmu
Ya Rasullullah Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kami rindu padamu
Allahumma Solli Ala Muhammad
Ya rabbi Solli alaihiwasallim
Allahumma Solli Ala Muhammad
Ya rabbi Solli alaihiwasallim
Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kudakap dirimu
Tiada kata yang dapat aku ucapkan
Hanya tuhan saja yang tahu
Ya Rasullullah Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kami rindu padamu
Allahumma sholli wa sallim

 Translasi arabic :

Allahumma sholli wa sallim 'alaa
Sayyidinaa wa maulaa naa Muhammadin
'Adadamaa fi 'ilmilaahi sholatan
Daa imatan bidawaa mi mulkilaahi


Lirik bahasa jawa :

Padang bulan, padange koyo rino.
Rembulane sing ngawe-awe
Ngelengake, ojo turu sore.
Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore


Lamun wong tuwo keliru mimpine
Ngalamat bakal getun mburine
Wong tuwo loro, kundur ing ngarso pengeran
Anak putune, rame rame rebutan warisan
Wong tuwa loro, ing njero kubur anyandang susah
Sebab mirsani, putera puterine ora ngibadah
Kang den arep-arep, yoiku turune rahmat
Jebul kang teka - Jebul kang teka, nambahi fitnah
Iki dino, ojo lali lungo ngaji
Takon marang, Kyai Guru kang pinuji
Enggal siro, ora gampang kebujuk syetan
Insya Alloh, kito menang lan kabegjan
Jaman kepungkur, ono jaman jaman buntutan
Esuk-esuk, rame rame luru ramalan
Gambar kucing, dikira gambar macan
Bengi diputer - bengi diputer, metu wong edan
Kurang puas kurang puas, luru ramalan
Wong ora waras wong ora waras, dadi takonan
Kang ditakoni, ngguyu cekaka’an
Jebul kang takon - jebul kang takon, wis ketularan
Lirik SYI'IR Sholawat PEPALI KI AGENG SELO
GROBOGAN BERSHOLAWAT
Oleh Kapolres Grobogan 2014
AKBP Langgeng Purnomo, S.I.K, M.H.
ALLAHUMMA SHOLLI 'ALA SAYYIDINA.
MUHAMMADIN THIBBIL QULUBI WADAWAIHA.
WA'AFIYATIL ABDANI WA SYIFA'IHA.
WA NUURIL ABSHOORI WADLIYAAIHA.
WA ALAA ALIHI WASHOHBIHI WASALLIM.
PEPALI KI AGENG, SELO AMBERKAHI
OJO GAWE ANGKUH, OJO LADAK LAN OJO JAHIL
OJO ATI SERAKAH LAN OJO CELIMUT,
OJO BURU ALEMAN LAN OJO LADAK
WONG LADAK PAN GELIS MATI, LAN OJO ATI NGIWO
NIRUHO WONG MULYO, HABAIB ULOMO
NIYAT HORMAT GOLEK TSAWAB UJAR BERKAH KANG MINULYO
OJO SAMPE MODO, ORA KENO NYELO
LUWIH BECIK DEREK TINDAK LAMPAH PINUJI MINULYO
TEMBUNG ALUS ATI ATI, LUNGGUHE OJO SEMBRONO
SOPO NANDUR BAGUS, BAKAL PANEN UGO
SENENG AYEM BAHAGIA, ANAK PUTU SAK KLUWARGO
LAMUN DADI PENGGEDE, PRINTAH ANAK BUAHE
OJO NGANTI KERAS KAKU, SAK SENENG KAREPE DEWE
DADIYO SIRO PELINDUNG, PRINTAH KELAWAN KIRO KIRO
ILING LAN WASPODO, DAWUH KANG UTOMO
SENENGNO JIWAMU LAN ATIMU, OJO SALAH TOMPO
PITUTUR KANG LUHUR, PRINTAHE AGOMO
OJO SIMPANG SIUR, TINDAK NGAWUR NDADEKNO SENGSORO
DADIYO WONG AGUNG KANG MINULYO, TUMINDAK SEMPURNO
NINDAKI KEWAJIBAN, KANTI DASAR IMAN
AKHLAQ BAGUS TUMUS, SABAR ALUS NOTO ATI MAPAN
TA'AT LAN NGABEKTI, PERINTAHE GUSTI
NINDAKNO NGIBADAH, NETEPI PRINTAH AMAL KANG PINUJI
NYADONG RIDLO RAHMAT LAN SYAFA'AT SAKING KANJENG NABI

Selasa, 11 Agustus 2015

Mars SYEKHER MANIA

Kami ini syekher mania.
Slalu setia bersahaja.
Selalu istiqomah, Berakhlaqul karimah
Setia mengajak beribadah

Kami ini syekher mania.
Berlaku baik berakhlaq mulia.
Slalu bersholawat meninggalkan maksiat.
Mencintai nabi Muhammad.

(*)

Kami ini syekher mania.
Pecinta habib Syekh bin A'A.
Dimana bersholawat kami semua ada.
Karna kami syekher mania.

Kami ini syekher mania.
bersholawat dimana-mana.
Panas tak apa-apa, hujanpun kami terpa.
Karna kami syekhermania.

(*)

Kami ini syekher mania.
Menginginkan bangsa sejahtera.
Ayolah semua berdasar Pancasila.
Demi Indonesia tercinta.

Kami ini pecinta Nabi.
Selalu bersikap baik hati.
Meninggalkan yang keji melakukan yang pasti.
Dan taqwa pada ilahi.

(*)

Rosulullah idola kami.
Para Habaib guru kami.
Selalu istiqomah, Berakhlaqul karimah.
Setia mengajak beribadah.




Kami selalu cinta Rosulallah.
Kami semua sayang Rosulallah.
Disini kami semua rindu Rosulallah berharap syafa'at Rosulallah.

(*) Allah Allah Allahu Allah.
      Almadad Almadad.
      Madad Ya Rosulallah

 kembali ke link rizalbayu77

Selasa, 04 Agustus 2015

pecinta Habib syekh bin Abdul Qodir Assegaf

Rohatil athyaru tasydu, bi layaa lil maulidi,
wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadi
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadi
bi layaa lil maulidi
Abdullah nama ayahnya
Aminah ibundanya
Abdul Muthallib kakeknya
Abu Thalib pamannya
Khadijah istri setia
Fathimah putri tercinta
Semua bernasab mulia
Dari Quraisy ternama..
Inilah Kisah Sang Rasul
yang penuh suka duka yang penuh Suka duka
Dua bulan di kandungan
Wafat ayahandanya
Tahun gajah dilahirkan
Yatim dengan kakeknya
Sesuai adat yang ada
Disusui Halimah
Enam tahun usianya
Wafat Ibu tercinta
yang penuh suka duka yang penuh Suka duka
Delapan tahun usia
Kakek meninggalkannya
Abu thalib pun menjaga
Paman paling membela
Saat kecil menggembala
Dagang saat remaja
Umur dua puluh lima
Memperistri Khadijah
yang penuh suka duka yang penuh Suka duka
Di umur ketiga puluh
Mempersatukan bangsa
Saat peletakan batu
Hajar aswad mulia
Genap empat puluh tahun
Mendapatkan risalah
Ia pun menjadi Rasul
Akhir para Anbiya
yang penuh suka duka yang penuh Suka duka